Sekolah yang baik, yang sudah memiliki predikat harus di masyarakat tentunya mempunyai kualitas sarana prasarana memadai, kemampuan guru di atas rata, dukungan masyarakat yang cukup baik serta pegawai tata usaha yang cakap dan profesional. Tanpa didukung semua itu sangat mustahil sekolah tersebut menjadi besar dan dijadikan rujukan bagi masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya. Untuk yang terakhir yaitu keprofesional pegawai tata usaha mutlak di perlukan, namun kadang-kadang peranan tidak nampak nyata hal ini dimaklumi karena mereka bekerja di belakang layar membantu tugas tugas pelaksanaan proses belajar mengajar, kepegawaian, urusan sekolah, administrasi keuangan dls yang kesemuanya dilakukan tidak langsung berhadapan dengan masyarakat. Di SMA Negeri 1 Krangkeng, telah tersedia jumlah pegawai tata usaha yang memadai, dengan jumlah 14 orang rasanya cukup untuk melayani sekolah dengan jumlah siswa sekitar 800 siswa. Dari keempat belas pegawai tersebut terdiri dari kepala tata usaha berpendidikan D3, bendahara dengan pendidikan SE, dan pegawai lainnya rata-rata berpendidikan SMA dan SMK. Rasanya tidak terlalu berlebihan kalau dikatakan bahwa seorang pegawai tata usaha harus bisa multi fungsi dan multi guna, artinya seorang pegawai tata usaha selain memiliki tanggung jawab khusus terhadap pekerjaannya dia juga harus bisa mengganti posisi pegawai lainnya apabila pegawai tersebut berhalangan hadir. Secara garis besar tugas dan tanggung jawab Pegawai Tata Usaha adalah sbb : 1. proses belajar mengajar 2. urusan kesiswaan 3. kepegawaian 4. peralatan sekolah 5. urusan infrasturcture sekolah, 6. keuangan 7. bekerja di laboratorium 8. perpustakaan dan 9. hubungan masyarakat