Message
  • You must log in first

Laboran adalah Tenaga Kependidikan yang bekerja di laboratorium dan membantu proses belajar mengajar siswa vokasi dan akademik untuk kelas X, XI IPA dan XII IPA, serta penelitian guru dalam mempersiapkan segala sesuatu kebutuhan praktik. Keberadaan Laboran di suatu laboratorium sangatlah penting dalam menentukan keberhasilan proses belajar mengajar. Untuk ini, Laboran seyogyanya memiliki hard skills dan soft skills yang memadai. Inisyatif, ketekunan, kreatifitas, kecakapan dan keterampilan serta pengetahuan yang dikuasai oleh Laboran, acapkali membantu efisiensi dan efektifitas serta produktifitas dari laboratorium yang dikelola oleh sekolah. Sehubungan dengan perannya yang sangat berarti bagi kinerja suatu sekolah. Baik tidak suatu proses pendidikan IPA sangatlah tergantung keberadaan seorang laboran. Dalam melakukan tugasnya, seorang Laboran  bertanggung jawab dalam menyediakan peralatan yang diperlukan untuk kegiatan praktikum (praktek kerja) dan/atau penelitian serta mengembalikan peralatan tersebut ke tempat semula, merapikan dan membersihkan area kerja  setelah kegiatan selesai dilakukan. Laboran terdiri dari:
a.    Teknisi, yaitu orang yang berperan untuk beroperasinya peralatan laboratorium misalnya listrik, air, komputer dan perbengkelan, disamping pemeliharaan/ perawatannya.
b.    Analisis; yaitu orang yang mempunyai keahlian untuk melakukan analisis pada bidang tertentu.

Tempat bekerja seorang laboran disebut laboratorium. Laboratorium merupakan ruangan baik tertutup maupun terbuka yang dirancang sesuai dengan kebutuhan untuk melakukan aktivitas yang berkaitan dengan fungsi-fungsi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Aktivitas yang dimaksud adalah kegiatan yang saling terintegrasi serta ditunjang oleh adanya suatu infrastruktur yang dibutuhkan demi terwujudnya hasil optimal. Laborantorium di tingkat sekolah menengah atas bisa terdiri dari Lab. Kimia, Lab. Fisika dan Lab. Biologi.

Dari kedua hal tersebut jelas terlihat bahwa laboran dan laboratorium sangat memegang peranan strategis. Bercermin dari penjelasan di atas, SMA Negeri 1 Krangkeng secara jujur kami katakan bahwa belum memenuhi standar laboratorium. Kami hanya memiliki 1 gedung laboratorium yang digunakan  untuk Lab. Kimia, Lab. Fisika dan Lab. Biologi secara bersama-sama, selain itu pula kekurangannya belum memiliki seorang laboran. Mudahan-mudahan dengan membaca artikel ini, pihak-pihak terkait bisa membantu untuk kedua hal tersebut.

Laboratorium merupakan ruangan baik tertutup maupun terbuka yang dirancang sesuai dengan kebutuhan untuk melakukan aktivitas yang berkaitan dengan fungsi-fungsi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Aktivitas yang dimaksud adalah kegiatan yang saling terintegrasi serta ditunjang oleh adanya suatu infrastruktur yang dibutuhkan demi terwujudnya hasil optimal.